Pilkada 2015 Serentak Kaltara - Kalimantan Utara

Hingga kini Kepolisian Resort (Polres) Bulungan belum mempunyai gambaran sistem/pola pengamanan yang akan diterapkan menyusul pelaksanaan pemilihan kepada daerah (Pemilukada) yang dilaksanakan di pengujung tahun 2015 dan atau awal tahun 2016 mendatang.

Meski begitu, institusi penegak hukum ini tetap menegaskan pelaksanaan pilkada yang dilakukan serentak merupakan prioritas utama di samping tugas-tugas kepolisian lainnya. Pasalnya, tak seperti daerah lain, di wilayah hukum Polres Bulungan nanti akan digelar tiga pilkada serentak, yakni pemilihan Bupati (Pilbup) Bulungan, Pilbup Tana Tidung (Polres Tana Tidung belum dibentuk), dan pemilihan gubernur (Pilgub) Provinsi Kaltara.

"Tentu pilkada serentak adalah tantangan. Menghadapi itu, kami belum punya gambaran. Kami masih menunggu," sebut Kompol Edy Budiarto yang baru saja menerima jabatan baru sebagai Kabag Ops Bulungan di ruang Rupatama Mapolres Bulungan, Senin (26/1). Dia menggantikan Kabag Ops sebelumnya, Kompol I Nyoman Wijana yang kini menjabat posisi Wasrik di Polda Kaltim.

Mendampingi Kapolres Bulungan AKPB Eka Wahyudianta, Kompol Edy menjelaskan, Polres Bulungan akan mulai menyusun pola pengamanan pilkada serentak di tiga daerah berbeda dalam wilayah hukum tersebut jika tahapan pelaksanaan pilkada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah dikeluarkan.

Apalagi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota baru saja disahkan DPR RI di Senayan dan beberapa klausul dalam undang-undang tersebut menunggu revisi.

"Setelah semua itu selesai dan surat pentahapan dari KPU juga ada, baru kami bisa menyusun pola pengamannya," sebut Edy yang sebelumnya bertugas di Direktorat Intel Polda Kaltim.

Pihaknya pun optimistis. Jumlah personel Polres Bulungan lebih kurang 300 personel saat ini masih mampu mengamankan jalannya tiga pilkada serentak di Bulungan dan Tana Tidung. Kata Edy, personel yang ada disebar berdasarkan peta kerawanan di tiap tempat pemungutan suara.

"Jika tingkat kerawanan memang sedikit satu personel cukup. Tetapi kalau berat, kami minta satu personel instansi lain. Mungkin dari Pemda juga ada bantuan. Selain itu, bisa juga minta bantuan dari Brimob dan rekan-rekan di institusi TNI. Teknis atau pola pengamanan juga segera kami rancang," tandasnya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...