Hasil Quick Count Pilwako Batam 2015 Kepri

Hasil Quick Count Pilkada Kota Batam 2015Hasil Hitung Cepat Pilkada Kota Batam 2015 Provinsi Kepulauan Riau - Hasil hitung cepat semua lembaga survei sudah memastikan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Batam Rudi-Amsakar Achmad sebagai pemenang pilwako Batam. Rudi pun menyebut kalau pertandingan sudah selesai.

Rudi yakion hasil final yang akan dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam nanti tak akan jauh berbeda dari angka hasil hitung cepat. Ia meminta semua pihak agar meredakan ketegangan, dan kembali fokus untuk menjaga agar Batam tetap aman dan kondusif demi iklim investasi yang lebih baik ke depan.

Sementara itu, calon Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta para pendukung dan tim sukses maupun relawan tak larut dalam euforia berkepanjangan. Mantan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Kota Batam itu meminta semua pihak turut mengawal perjuangan pasangan tersebut untuk membangun Batam.

Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Pilkada Kota Batam 2015 Provinsi Kepulauan Riau :

Pasangan Ramah unggul dengan 60,71 persen,
Pasangan lawannya baru mengumpulkan 39,29 persen.

Pasangan Ramah mempercayakan hasil hitung cepat dan hitung nyata (real count) untuk Pilkada Kota Batam 2015 ini pada tim suksesnya yang kemudian menyewa sistem Aplikasi Saksi (Apsi) untuk mengetahui hasil penghitungan lebih awal. Data yang masuk ke pusat tabulasi data berasal dari laporan koordinator lapangan (korlap) yang membawahi masing-masing lima TPS untuk menyampaikan hasil penghitungan melalui sambungan telepon.

“Sistem real count ini yang dipakai Presiden Joko Widodo saat memenangkan Pilpres lalu,” kata Koordinator Apsi, Dewi Socowati, kemarin. Hingga petang kemarin, Dewi menyebut data yang sudah masuk ke tabulasinya baru sekitar 96,46 persen. Dari persentase itu, pasangan Ramah unggul dengan 60,71 persen, sedangkan pasangan lawannya baru mengumpulkan 39,29 persen.

“Tapi data lengkap yang dari Belakangpadang katanya baru bisa dikirim besok (hari ini), jadi yang sekitar 4 persen itu sudah bisa dihitung paling lambat besok (hari ini),” kata dia. #Lihat pula : Pilkada Serentak Kabupaten Kota di Provinsi Kepulauan Riau
Selengkapnya

Hasil Quick Count Pilkada Serentak di Kepri

Hasil Quick Count Pilkada Serentak di Provinsi Kepulauan Riau 2015Hasil Hitung Cepat Pilkada di Kepri - Pilkada serentak di Kepri siap dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang. Kepulauan Riau 2015 Ada tiga daerah yang menyelenggarakan pilkada untuk kepala daerah 2015 yang dilaksanakan secara serentak pada hari Rabu 9 Desember 2015.

KPU sempat menemukan adanya kekurangan logistik surat suara di Batam, Natuna dan Anambas, namun ‎telah ditangani dengan melakukan pencetakan dan pendistribusian ke Kabupaten/Kota. Sedangkan untuk kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kepri, katanya, kesiapan SDM dalam pemungutan suara sudah baik. Selain dari pihak KPU, ada pula yang melakukan perhitungan oleh pihak lain, misalnya dari pihak masing-masing pasangan calon atau pihak independen. Cara yang diterapkan menggunakan hitung cepat atau quick count. Dengan mendapatkan contoh suara atau mengambil sample dari beberapa TPS.

Pilkada Serentak di Kepri - Provinsi Kepulauan Riau

Kota Batam
Kabupaten Karimun
Kabupaten Natuna

Kepulauan Anambas

Abdul Haris SH dan Wan Zuhendra, memperoleh ... suara atau ... persen.
Azhar dan Andik Mulyawarman, memperoleh ... suara atau ... persen.

Bintan

Apri Sujadi dan Dalmasri, memperoleh ... suara atau ... persen.
Khazalik dan Indra Setiawan, memperoleh ... suara atau ... persen.

Lingga

Iksan pansuri dengan Isnin, memperoleh ... suara atau ... persen.
Harlianto dan Al Gazali, memperoleh ... suara atau ... persen.
Usman taufik dengan Siti Aisah, memperoleh ... suara atau ... persen.
Alias welo dan Nizar, memperoleh ... suara atau ... persen.

Setelah warga masyarakat yang berhak untuk memilih telah melakukan pencoblosan secara langsung. Menurut waktu daerah setempat pada masing-masing tempat pemungutan suara (TPS), maka akan dilakukan penghitungan surat suara secara manual pada siang harinya. Yang disaksikan secara langsung oleh para saksi dan panitia penyelenggara di tiap TPS, serta dari seluruh hasil penghitungan akan dikirim ke KPUD untuk dilaksanakan rapat pleno hasil rekapitulasi penghitungan suara. Hasil akhir dari semua inilah yang merupakan perolehan yang sah oleh KPU dan akan menjadi penentu terhadap siapa pemenang pilkada di wilayahnya masing-masing.
Selengkapnya

Hasil Real Quick Count Pilgub Kepri 2015

Hasil Real Quick Count Pilgub Kepri 2015Pilkada Gubernur Kepri - Kepulauan Riau digelar pada hari pencoblosan tanggal 9 Desember 2015. Di Provinsi ini, petahana gubernur dan wakil gubernur pecah kongsi. Gubernur Muhammad Sani menggandeng Nurdin Basirun. Mereka diusung Partai Demokrat, Nasdem, PKB, Gerindra, dan PPP. Adapun Wakil Gubernur Soerya Respationo menggandeng Ansar Ahmad. Mereka mendapatkan tiket pencalonan dari PKS, Hanura, PAN, dan PDIP.

Dengan hanya dua pasangan yang akan bertarung di Pilgub Kepri, tensi persaingan dipastikan akan lebih tinggi dan panas. Yang paling menyorot perhatian jelas persaingan pada Pilgub Kepri. Pertarungan sengit bakal tersaji di Pilgub Kepri ketika empat incumbent berhadapan dari dua pasangan yang telah mendaftar. HM Sani yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Kepri berpasangan dengan Nurdin Basirun yang juga masih menjabat Bupati Tanjungbalai Karimun. Sedangkan di kubu seberang, Soerya Respationo yang merupakan Wakil Gubernur Kepri maju bersama Bupati Bintan Ansar Ahmad.

Hasil Hitung Cepat Sementara Pilgub Kepri - Provinsi Kepulauan Riau 2015 :

1. Muhammad Sani - Nurdin Basirun : 53,4 persen suara
2. Soerya Respationo - Ansar Ahmad : 46,6 persen suara

Pilkada Serentak Kepri - Provinsi Kepulauan Riau 2015 :

Kabupaten Bintan
Kabupaten Karimun
Kabupaten Lingga
Kabupaten Natuna
Kabupaten Kepulauan Anambas
Kota Batam

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H.Muhammad Sani dan H.Nurdin Basirun untuk sementara unggul dibandingkan saingannya paslon H.M.Soerya Respationo dan H.Anshar Ahmad. Hasil perolehan suara cukup signifikan dari data Quick Count didapat dari total perolehan suara yang telah masuk 96 persen di data Quick Count.

Pasangan Sani-Nurdin (Sanur) didukung lima parpol yakni Partai Demokrat, Gerindra, PKB, PPP, NasDem. Sementara pasangan Soerya Respationo dan Ansar Ahmad (SAH) mendapat sokongan dari empat partai politik, yaitu PDI Perjuangan, PKS, PAN, dan Hanura.
Perjalanan kedua pasangan ini yang penuh drama dan pasang surut hingga akhirnya mendaftar ke KPU, bisa menggambarkan peluang masing-masing pasangan untuk meraih kemenangan pada Pilgub Desember mendatang. Beberapa bulan lalu Nurdin Basirun sempat disebut-sebut sebagai calon kuat untuk mendampingi Soerya Respationo.

Padahal Ansar Ahmad lebih dahulu menyatakan akan berpasangan dengan Soerya. Namun, mendekati waktu pendaftaran bakal pasangan calon, nama Ansar Ahmad kembali menguat akan dipilih menjadi pendamping Soerya di Pilgub 2015. Kegigihan tim Ansar untuk terus melakukan pendekatan dan koordinasi dengan Soerya dan timnya, ternyata berbuah manis dengan kepastian ditetapkannya sebagai bakal calon wakil Gubernur Kepri mendampingi Soerya. Bagaimana nasib Nurdin Basirun yang sempat sangat percaya diri akan digandeng Soerya di Pilgub?
Selengkapnya

Pengundian Nomor Urut Pilkada Kota Batam 2015

Hasil Pengundian Nomer Urut Pilkada Kota Batam 2015Ketua KPU Kota Batam Agus Setiawan meminta agar pasangan bakal calon (balon) yang maju dalam pilkada Walikota dan Wakil Walikota Batam dan pendukung agar mematuhi tahapan-tahapan yang sudah ditentukan KPU.

Pada bagian lain, Agus Setiawan menyebutkan jika tahap pengambilan dan pengundian nomor urut akan dilaksanakan di Hotel Harmoni One, Batam center, Batam, “Kedua balon wajib menghadiri acara pengambilan dan pengundian nomor urut tersebut,” katanya.

Di sisi lain, Agus Setiawan menyebutkan pihaknya membatasi jumlah pendukung kedua pasang balon yang nantinya datang saat pengambilan dan pengundian nomor urut. “KPU menyediakan 200 undangan tiap-tiap pendukung,” ujarnya.

Ia mengharapkan kedua pendukung pasangan balon menciptakan situasi yang kondusif seperti, keharmonisan dan keamanan dalam pilkada serentak nanti. “Marilah kita tunjukan dalam pilkada nanti kepada daerah lain, jika Kota Batam harmonis dalam pilkada.

Sementara, Ketua Panwaslu Kota Batam, Suryadi mengatakan pihaknya meminta kepada dua penghubung kedua pasangan balon untuk mentertibkan baliho-baliho sebelum kampanye terbuka, sebelum panwaslu yang tertibkan.

Bukan itu saja. Ia juga menghimbau kepada kedua pasangan balon apabila menggelar kegiatan-kegiatan tolong sebelumnya dikabari dahulu ke panwaslu, jangan sampai tidak sepengetahuan panwaslu.
Selengkapnya