Hasil Putusan MK Soal Gugatan Pilkada

Hasil Putusan Mahkamah Konstitusi Gugatan Pilkada Kabupaten Kota 2015Mahkamah Konstitusi akan memutus sebanyak 40 gugatan perkara perselisihan hasil pemilihan (PHP) kepala daerah serentak tahun 2015. Dalam sidang hari ini, MK juga akan membacakan ketetapan bagi 5 pemohon yang menarik kembali gugatannya. Berdasarkan informasi jadwal sidang, tiga panel hakim akan membacakan putusan dalam persidangan yang akan dimulai pukul 09.00 WIB, Senin (18/1).

Sidang pleno pengucapan putusan ini digelar setelah MK menyelesaikan dua tahapan persidangan yaitu pemeriksaan pendahuluan dan mendengarkan jawaban KPU dan pihak terkait bagi masing-masing permohonan. Sebelumnya, sejak 7 Januari lalu tiga panel hakim MK mulai menyidangkan total 147 gugatan pilkada serentak yang masuk. Ketua MK Arief Hidayat mengatakan gugatan berasal dari 132 daerah.

Sebanyak 128 perkara di antaranya diajukan pasangan calon bupati, 11 perkara diajukan pasangan calon wali kota, 6 perkara dimohonkan pasangan gubernur, dan 1 perkara disengketakan oleh pemantau untuk pilkada dengan calon tunggal di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Selengkapnya

Hasil Sidang MK Tentang Sengketa Pilkada

hasil quick count pilkada 2016Mahkamah Konstitusi (MK) mulai menggelar persidangan perselisihan hasil pilkada (PHP) pada hari ini, Kamis (7/1/2016). Untuk mengamankan persidangan, Polda Metro Jaya mengerahkan ratusan personel kepolisian. "Pengamanan di MK berjumlah 712 personel," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Muhammad Iqbal melalui pesan singkat, Kamis.

Sebanyak 712 personel itu merupakan gabungan dari di antaranya Brimob (190 personel); Tombak PMJ (300 personel); Polsek Gambir (40 personel); Lalu Lintas PMJ (30 personel); Pam Obvit (25 personel), dan Polwan sebanyak 11 personel. Pengamanan dilakukan secara berlapis. Ring 1 untuk mengamankan ruang sidang, ring 2 di dalam gedung MK, dan ring 3 pengamanan di luar Gedung MK.

Pada hari ini, MK akan menyidangkan 53 sengketa hasil pilkada. Sidang akan dibagi menjadi tiga panel. Juru Bicara MK Fajar Laksono mengatakan, sebelumnya MK sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terutama untuk pengamanan selama persidangan sengketa pilkada. Termasuk antisipasi jika ada pergerakan massa pendukung. Selain itu, pengamanan juga disiagakan di 43 lokasi diadakannya video conference jika dilakukan persidangan jarak jauh.
Selengkapnya

Hasil MK Sengketa Pilkada Serentak 2015

Hasil Sengketa Pilkada Serentak 2015 di MK Kabupaten KotaPelaksanaan pemilihan kepala daerah tingkat provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia telah dilaksanakan pada 9 Desember 2015. Pilkada serentak itu digelar pada 9 provinsi, 34 kota dan 224 kabupaten. Sejumlah Komisi Pemilihan Umum Daerah sudah menetapkan hasil pilkada, namun tidak sedikit daerah masih belum menetapkan hasil pilkadanya karena berbagai sebab.

Mahkamah Konstitusi (MK) telah bersiap menangani dan menyelesaikan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHPKada)‎ 2015, yang digelar secara serentak pada 9 Desember lalu. Sidang PHPKada mulai digelar pada 7 Januari 2016 dan akan disidang sampai 27 Maret 2016 atau selama 45 hari kerja.

"Penanganan perkara PHPKada oleh MK ini merupakan tindak lanjut dari penyelenggaraan pilkada serentak 2015, yang proses pengajuannya diterima MK pada Desember 2015," kata Ketua MK Arief Hidayat di Gedung MK, Jakarta, Kamis (31/12/2015).

Sejak MK membuka pendaftaran permohonan PHPKada sampai 26 Desember 2015, lanjut Arief, MK telah menerima 147 pendaftaran permohonan dari 132 daerah. Sebanyak 128 perkara di antaranya diajukan pasangan calon bupati, 11 perkara diajukan pasangan calon wali kota, 6 perkara dimohonkan pasangan gubernur, dan 1 perkara disengketakan oleh pemantau untuk pilkada dengan calon tunggal di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. "Dan 1 perkara yang bukan pasangan calon kepala daerah, yaitu PHPKda Kabupaten Boven Digoel, Papua," ujar Arief.

Arief menjelaskan, dari 147 pendaftaran itu, ada 12 daerah yang hasil pemilihannya dipersoalkan oleh lebih dar‎i satu pasangan calon. 3 Di antaranya digugat 3 pasangan calon, yakni PHPKada Kabupaten Humbang Hasundutan (Sumatera Utara), dan Kabupaten Nabire (Papua).

‎Sedangkan daerah yang dimohonkan oleh 2 pasangan calon adalah Kabupaten Banggai (Sulawesi Tengah), Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Kaimana (Papua Barat), Kabupaten Boven Digoel (Papua), Kabupaten Halmahera Barat (Maluku Utara), Kabupaten Maluku Barat Daya (Maluku), Kabupaten Pemalang (Jawa Tengah), Kota Gorontalo (Gorontalo), dan Kota Tangerang Selatan (Banten).

Arief menjelaskan lebih jauh, bahwa sejak 2008 hingga 2014, MK sudah menangani 698 PHPKada. ‎Rinciannya 68 perkara dikabulkan, 456 ditolak, 153 tidak dapat diterima, dan 21 ditarik kembali.
Selengkapnya

Daftar 145 Paslon Gugat Hasil Pilkada 2015

Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten  2015Daftar 145 Paslon Gugat Hasil Pilkada 2015 ke MK – Hingga Rabu (23/12) malam, jumlah pasangan calon menggugat Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada serentak 2015 ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebanyak 145 paslon. Jumlah tersebut tersebar di enam Provinsi dan 139 kabupaten/kota. Provinsi yang mengajukan gugatan, antara lain Kalimantan Utara (Kaltara), Bengkulu, Kepulauan Riau (Kepri), Sumatera Barat (Sumbar), Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Sulawesi Utara (Sulut).

Ada sekitar 117 daerah yang mengajukan permohonan satu pasangan calon. Sementara daerah lainnya, lebih dari satu pemohon. Ada satu daerah tiga pemohon, seperti di Humbang Hasundutan, Nabire, Waropen. Provinsi yang paling banyak mengajukan sengketa berasal dari Papua sebanyak 16 gugatan. Kemudian disusul oleh Sumatera Utara sebanyak 15 gugatan. Hanya paslon-paslon di daerah Yogyakarta yang belum mengajukan sengketa hasil pilkada.

Berikut daftar penggugat hasil pilkada 2015:

1. Kab. Labuhan Batu Selatan (Usman-Arwi Winata)
2. Kota Medan (Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma)
3. Kab. Oku (Percha Leanpuri-H.M. Nasir Agun)
4. Kab. Tana Tidung (Akhmad Bey Yasin-Abdul Fatah Zulkarnain)
5. Kab. Konawe Utara (Aswad Sulaiman P.-Abu Haera)
6. Kota Gunung Sitoli (Martinus Lase-Kemurnian Zebua)
7. Kota Labuhan Batu (Tigor Panusunan Siregar-Erik Adtrada Ritonga)
8. Kab. Tanah Bumbu (Abdul Hakim G.-Gusti Chapizi)
9. Kab. Serdang Bedagai (Syahrianto-M. Riski R Hasibuan)
10. Kota Sibolga (Memori Eva Ulina Panggabean-Jansul Perdana Pasaribu)
11. Kab. Lima Puluh Kota (Asyirwan Yunus-Ilson Cong)
12. Kab. Bungo (Sudirman Zaini-Andriansyah)
13. Kab. Nias (Faigi'asa Bawamenewi-Bezatulo Gulo)
14. Kab. Ogan Ilir (Helmy Yahya-Muchendi Mahzareki)
15. Kab. Berau (Ahmad Rifai-Fahmi Rizani)
16. Kota Balikpapan (Heru Bambang-Sirajudin)
17. Kab. Indragiri Hulu (H.T. Mukhtaruddin-Aminah)
18. Kab. Kotawaringin Timur (Muhammad Rudini-Supriadi M.T.)
19. Kab. Kotabaru (H.M. Iqbal Yudiannoor-Sahiduddin)
20. Kab. Pelalawan (Zukri-Abdul Anas Badrun)
21. Kab. Rejang Lebong (Fatrolazi-Nurul Khairiyah)
22. Kab. Kuantan Singingi (Indra Putra-Komperensi)
23. Kota Tangerang Selatan (Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra)
24. Kota Bandar Lampung (Tobroni Harun-Komarunizar)
25. Kab. Pesisir Barat (Aria Lukita Budiwan-Efan Tolan)
26. Kab. Toba Samosir (Poltak Sitorus-Robinson Tampubolon)
27. Kab. Kutai Timur (Ardiansyah Sulaiman-Alfian Aswad)
28. Kab. Mahakam Ulu (Ruslan-Valentinus Tingang)
29. Kab. Gresik (Husnul Khuluq-Ach. Rubaie)
30. Kab. Malang (Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi)
31. Kab. Samosir (Raun Sitanggang-Pardamean Gultom)
32. Kab. Bengkulu Selatan (Reskan Effendi-Rini Susanto)
33. Kab. Mamuju (Bustamin Bausat-Damris)
34. Kab. Ponorogo (Sugiri Sancoko-Sukirno)
35. Kab. Supiori (Yan Imbab-Dwi Saptawati Trikora Dewi)
36. Kab. Tanah Datar (Edi Arman-Taufiq Idris)
37. Kab. Boven Digoel (Yesaya Merasi-Paulinus Wanggimop)
38. Kab. Banggai Laut (Sofyan Kaepa-Trin Lulumba)
39. Kab. Lebong (Kopli Ansori-Erlan Joni)
40. Kab. Muko Muko (Sapuan-Dedy Kurniawan dan Wismen A. Razak-Bambang Afriadi)
41. Kab. Pemalang (Mukti Agung Wibowo-Afifudin)
42. Kab. Wakatobi (Haliana-Muhammad Syahwal)
43. Kab. Karangasem (I Wayan Sudirta-Ni Made Sumiati)
44. Kab. Bengkalis (Sulaiman Zakaria-Noor Charis Putra)
45. Kab. Taliabu (Zainal Mus-Abd. Majid)
46. Kab. Humbang Hasundutan (Palbet Siboro-Henri Sihombing)
47. Kab. Toli-Toli (Yahya-Zainal M. Daud)
48. Kab. Sragen (Agus Fatchur Rahman-Djoko Suprapto)
49. Kab. Batanghari (Sinwan-Arzanil)
50. Kab. Sumenep (Zainal Abidin-Dewi Khalifah)
51. Kota Sungai Penuh (Herman Muchtar-Nuzran Joher)
52. Kab. Pandeglang (Aap Aptadi-Dodo Djuanda)
53. Kab. Merauke (Romanus Mbaraka-Sugiyanto)
54. Kab. Barru (H.M. Malkan Amin-A. Salahuddin Rum)
55. Kab. Nias Utara (Edward Zega-Yostinus Hulu)
56. Kab. Rokan Hulu (Hafith Syukri-Nasrul Hadi)
57. Kab. Karimun (Raja Usman Aziz-Zulkhainen)
58. Kab. Kapuas Hulu (Fransiskus Diaan-Andi Aswad)
59. Kab. Gorontalo (Tonyny S Junus-Sofyan Puhi)
60. Kab. Ketapang (Andi Djamiruddin-Chanisius Kuan)
61. Kota Ternate (Sidik Dero Siokona-Djasman Abubakar)
62. Kab. Situbondo (Abd. Hamid Wahid-Ach. Fadil Muzakki Syah)
63. Kab. Buton Utara (Muh. Ridwan Zakariah-La Djiru)
67. Kab. Gorontalo (Rustam Hs. Akili-Anas Jusuf)
68. Kab. Humbang Hasundutan (Harry Marbun-Momento Nixon M. Sihombing)
64. Kab. Banggai (Makmun Amir-Batia Sisilia Hadjar)
65. Kab. Pangkajene Kepulauan (Abd. Rahman Assagaf-Kamrussamad)
66. Kab. Nias Selatan (Idealisman Dachi-Siotaraizokho Gaho)
69. Kab. Banggai (Sofhian Mile-Sukti Djalumang)
70. Kab. Kepulauan Meranti (Tengku Mustafa-Amyurlis)
71. Kab. Jember (Sugiarto-M. Dwikoryanto)
72. Kab. Kepulauan Sula (Safi Pauwah-Faruk Bahanan)
73. Kab. Bangka Barat (Sukirman-Safri)
74. Kab. Siak (Suhartono-Syahrul)
75. Kab. Manggarai Barat (Mateus Hamsi-Paul Serak Baut, Maksimus Gasaa-Abdul Azis, dan Pantas Ferdinandus-Yohanes Dionsius Hapan)
76. Kota Tangerang Selatan (Arsid-Elvier Ariadiannie Soedarto Putri)
77. Kab. Musi Rawas (Ratna Machmud-Zabur Nawawi)
78. Kab. Nabire (Zonggonau A-Isak Mandosir)
79. Kab. Cianjur (Suranto-Aldwin Rahardian)
80. Kab. Nabire (Yakob Panus Jingga-Melki Sedek Fi Rumawi)
81. Kab. Boven Digoel (Yusak Yaluwo-Yakob Waremba)
82. Kab. Pekalongan (H. Riswadi-Nurbalistik)
83. Kab. Solok Selatan (khairunas-Edi Susanto)
84. Kab. Poso (Frany Daruu-Abd. Gani T. Israil)
85. Kab. Indramayu (Toto Sucartono-Rasta Wiguna)
86. Kab. Hulu Sungai Tengah (Harun Nurasid-Aulia Oktafiandi)
87. Kab. Rokan Hilir (Herman Sani-Taem)
88. Kab. Mamberamo Raya (Demianus Kyeuw Kyeuw-Adiryanus Manemi)
89. Kab. Nabire (Decky Kayame-Adauktus Takerubun)
90. Kab. Raja Ampat (Ferdinand Dimara-Abusaleh Alqadri)
91. Kab. Bulukumba (Askar HL-Nawawi Burhan)
92. Kab. Pegunungan Bintang (Selotius Taplo-Rumin Lepitalen)
93. Kab. Sigi (Husen Habibu-Enos Pasaua)
94. Kab. Konawe Kepulauan (Muh. Nur Sinapoy-Abd. Salam)
95. Kab. Wonosobo (Sarif Abdillah-Usup Sumanang)
96. Kab. Pahuwato (Salahudin Pakaya-Burhan Mantulangi)
97. Kab. Halmahera Selatan (Bahrain Kasuba-Iswan Hasjim)
98. Kab. Seram Bagian Timur (Siti U Suruwaky-Sjaifuddin Goo)
99. Prov. Kalimantan Utara (H. Jusuf Serang Kasim-Marthin Billa)
100. Kab. Yalimo (Luter Walilo-Beay Adolf)
101. Kab. Tasikmalaya (Forum Komunikasi Masyarakat Tasikmalaya, mantan anggota PPS dan pemilih yang tidak setuju)
102. Kab. Keerom (Yusuf Wally-Sarminanto)
103. Kab. Manokwari Selatan (David Towan Siba-Ahoren)
104. Kab. Humbang Hasundutan (Marganti Manullang-Ramses Purba)
105. Kab. Minahasa Utara (Sompie S.F. Singal-Peggy Adeline Mekel)
106. Kota Tomohon (Johny Runtuwene-Vonny Jane Paat)
107. Kab. Pemalang (Mukhammad Arifin-Romi Indiarto)
108. Kab. Minahasa Utara (Sompie Singal-Peggy Mekel)
109. Kab. Morowali Utara (Idham Ibrahim-Heymans Larope)
110. Kab. Kutai Barat (Abed Nego-Syaparudin)
111. Kab. Teluk Bintuni (Agustinus Manibuy- Rahman Urbun)
112. Prov. Bengkulu (Sultan B. Najamudin-Mujiono)
113. Prov. Kepulauan Riau (H.M. Soerya Respationo-Ansar Ahmad)
114. Kab. Manggarai (Herybertus Geradus Laju Nabit-Adolfus Gabur)
115. Kab. Muna (Rusman Emba-Abdul Malik Ditu)
116. Kab. Halmahera Barat (James Uang-Adlan Badi)
117. Kab. Melawi (Firman Muntaco-John Murkanto Ajan)
118. Kab. Kepulauan Selayar (Saiful Arif-Muh. Junaedy Faisal)
119. Kab. Teluk Bintuni (Petrus Kasihi-Matret Kokop)
120. Kab. Halmahera Utara (Kasman H. Ahmad-Imanuel Lalonto)
121. Kab. Maluku Barat Daya (Simon Moshe Maahury-Kimdevits Berthi Marcus)
122. Kab. Sorong Selatan (Dortheis Sesa-Lukman Kasop)
123. Kab. Halmahera Barat (Syukur Mandar-Benny Andhika Ama)
124. Kab. Waropen (Yesaya Buinei-Ever Mudumi)
125. Kab. Gowa (Andi Maddusila Andi Idjo-Wahyu Permana Kaharuddin)
126. Kab. Asmat (Silvester Siforo-Yulius Patandianan)
127. Kab. Kaimana (Freddy Thie-Mohamad Lakotany)
128. Kab. Tapanuli Selatan (Muhammad Yusuf Siregar-Rusydi Nasution)
129. Prov. Sumatera Barat (Muslim Kasim-Fauzi Bahar)
130. Kab. Waropen (Penehas Hugo Tebay-Jance Wutoi)
131. Kab. Waropen (Ollen Ostal-Zeth Tanati)
132. Prov. Sulawesi Tengah (Rusdy Mastura dan Ihwan Datu Adam)
133. Prov. Sulawesi Utara (Benny Jozua Mamoto-David Bobihoe Akib)
134. Kab. Sumba Timur (Matius Kitu-Abraham Litinau)
135. Kab. Yahukimo (David Silak-Septinus Pahabo)
136. Kab. Pasaman (Benny Utama dan Daniel)
137. Kab. Buru Selatan (Rivai Fatsey-Anthonius Lesnussa)
138. Kab. Mamuju Utara (Abdullah Rasyid-Marigun Rasyid)
139, Kab. Maluku Barat Daya (Nikolas Johan KiliKily-
140. Kab. Kepulauan Aru (Obed Barends-Eliza Lasarus Darakay)
141. Kab. Kaimana (Hasan Achmad-Amos Oruw)
142. Kab. Solok (H. Desra Ediwan Anantanur-Bachtul)
143. Kab. Sekadau (Simson-Paulus Subarno)
144. Kab. Bone Bolango (Ismet Mile-Ishak Liputo)
145. Kab. Dompu (Abubakar Ahmad-Kisman)
Selengkapnya